Description
Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P Dalam memperkuat kendali mutu infrastruktur nasional, presisi pengujian material jalan dan bangunan kini menjadi prioritas utama para kontraktor serta lembaga penguji. Menjawab kebutuhan tersebut, NL Scientific Instruments meluncurkan Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P
Pengujian material yang presisi adalah fondasi keselamatan struktur infrastruktur jangka panjang.
Inovasi Alat Pengeboran Sampel Beton & Aspal Terbaru
Kebutuhan akan pengujian material jalan dan bangunan secara presisi kian meningkat pesat di Indonesia. Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P hadir sebagai jawaban atas tantangan mekanis di lapangan. Mesin core drilling vertikal portabel ini dirancang khusus untuk mengambil sampel inti (core samples) berbentuk silinder dari lapisan aspal, plat beton, batuan, hingga material keras lainnya.
Ditenagai mesin bensin 4-tak yang hemat energi dan independen dari daya listrik proyek, alat ini memastikan operasional tetap berjalan meski di lokasi terpencil. Penggunaan sistem umpan mekanis (mechanical feed system) memungkinkan pergerakan spindel bor secara stabil, meminimalkan getaran yang dapat merusak struktur sampel.
Ketahanan alat di medan ekstrem menentukan efisiensi biaya operasional proyek pengujian Anda.
⚙️ Spesifikasi Utama Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P
Diproduksi oleh NL Scientific Instruments, unit ini menawarkan integrasi kekuatan mekanis dan efisiensi mobilitas tinggi.
-
Mesin Penggerak: 4-Stroke Petrol Engine (Mesin bensin 4-tak yang andal dan mudah dirawat).
-
Sistem Umpan: Mechanical Feed System untuk kontrol kedalaman pengeboran yang presisi.
-
Aplikasi Material: Beton keras, perkerasan aspal, lantai industri, dan batuan alam.
-
Desain Rangka: Heavy-duty steel frame berlapis cat biru pelindung korosi.
-
Basis Mesin: Open U-shaped base untuk stabilitas ekstra dan kemudahan lalu lintas matabor.
-
Mobilitas: Dilengkapi dua roda transportasi di sudut belakang.
| Technical Specifications | Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P |
|---|---|
| Model Number | NL 4006 P / 002 |
| Max. Core Bit | 6” or 150 mm (up to 500 mm coring depth) |
| Engine | Briggs & Stratton, USA, Series 750, 5.5Hp (161cc) |
| Gross Torque | 9.8Nm @ 2,600 rpm |
| Materials Processed | Concrete, Asphalt, Rock |
| Cooling System | Integrated Water-Cooling System |
| Spindle Thread | 1-1/4” UNC |
| Product Dimension | 770 (L) x 450 (W) x 1110 (H) mm |
| Packing Dimension | 870 (L) x 550 (W) x 1300 (H) mm |
| Approx. Product Weight | 87 kg |
| Approx. Packing Weight | 97 kg |
Kepatuhan pada standar pengujian internasional adalah kunci legalitas mutu proyek konstruksi.
Kepatuhan Standar Pengujian Konstruksi Internasional
Pengambilan sampel inti tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P dirancang untuk memenuhi standar ketat pengujian laboratorium teknik sipil, antara lain:
-
⚡ EN 12390-4: Standar Eropa untuk spesifikasi mesin pengujian kekuatan tekan beton. Anda dapat mempelajari dokumentasi regulasi standar pengujian material Eropa melalui portal European Standards (CEN).
-
⚡ ASTM C39: Metode uji standar ASTM International untuk kekuatan tekan spesimen beton silinder. Rincian teknis metode uji ini dirujuk secara resmi di ASTM International.
-
⚡ AASHTO T22: Standar pengujian dari American Association of State Highway and Transportation Officials yang mengatur pengujian kekuatan tekan beton perkerasan jalan. Panduan infrastruktur jalan ini dapat diakses pada AASHTO Official.
Prosedur Pengujian: Pengoperasian Mesin Coring
| Langkah | Fase | Deskripsi Prosedur |
|---|---|---|
| 1 | Persiapan | Sebelum memulai proses pengeboran, pastikan mesin coring ditempatkan pada permukaan yang rata dan stabil. Periksa fungsi fitur keselamatan seperti sakelar pemutus darurat dan pelindung, serta periksa mesin bensin 4 tak untuk memastikan tingkat bahan bakar dan oli yang memadai. |
| 2 | Prosedur Penyalaan (Start-Up) | Ikuti prosedur langkah demi langkah sesuai dengan instruksi pabrik untuk menyalakan peralatan. Biarkan mesin melakukan pemanasan hingga mencapai suhu yang direkomendasikan. |
| 3 | Pemeriksaan Fungsional | Periksa dan uji semua kendali serta sakelar untuk memastikan semuanya responsif dan berfungsi. Verifikasi keterlibatan dan pelepasan mekanisme coring secara akurat. Sistem pendingin air harus diperiksa (jika ada) untuk memastikan fungsinya berjalan dengan baik. |
| 4 | Operasi Pengeboran | Pilih mata bor yang sesuai berdasarkan aplikasi dan material yang dituju. Pastikan kecepatan, presisi, dan efisiensi pengeboran pada material berjalan optimal. |
| 5 | Pengujian Kinerja | Kinerja pengeboran harus dievaluasi dengan menilai kecepatan, presisi, dan efisiensi. Selain itu, pantau kinerja mesin bensin 4 tak untuk memastikan mesin mempertahankan daya yang konsisten selama proses pengeboran berlangsung. |
| 6 | Tingkat Getaran dan Kebisingan | Tingkat getaran harus dipantau dan dinilai selama operasi berlangsung. |
| 7 | Pemeriksaan Sistem Pendingin | Jika mesin coring dilengkapi dengan sistem pendingin, pantau efektivitasnya dalam mencegah mesin mengalami panas berlebih (overheating) selama penggunaan jangka panjang. |
| 8 | Prosedur Mematikan (Shutdown) | Ikuti prosedur langkah demi langkah yang diberikan oleh pihak pabrikan untuk mematikan mesin coring secara aman. |
| 9 | Pencatatan Data | Data yang relevan harus dicatat, termasuk waktu pengeboran, kedalaman, dan segala pengamatan yang berkaitan dengan kinerja mesin selama beroperasi. |
| 10 | Inspeksi Pasca-Pengujian | Inspeksi visual harus dilakukan pada mesin coring untuk melihat adanya tanda-tanda keausan, kerusakan, atau potensi masalah lainnya. Selain itu, periksa komponen yang longgar dan kencangkan kembali. |
Untuk penerapan lokal di Indonesia, metodologi pengujian ini juga harus menyelaraskan dengan petunjuk teknis yang dirilis oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Investasi pada unit berstandar resmi mencegah kegagalan audit struktur di masa depan.
️Keunggulan Desain dan Rangka Tugas Berat
Pengujian di lapangan membutuhkan alat yang tidak hanya akurat tetapi juga tahan banting. Rangka baja tugas berat (heavy-duty steel frame) berwarna biru pada NL 4006 P memberikan kekakuan maksimum untuk menahan gaya dorong dan getaran selama proses pengeboran.
-
Open U-Shaped Base: Desain dasar berbentuk U terbuka memungkinkan core bit meluncur dengan lancar ke permukaan tanah tanpa mengorbankan keseimbangan unit.
-
Sistem Portabel: Kehadiran dua roda transportasi belakang memudahkan pekerja memindahkan unit dari satu titik pengeboran ke titik lainnya di lokasi proyek tanpa perlu diangkat secara manual oleh banyak staf.
Panduan Membeli dan Distributorship CV. Dian Anugerah
Jika Anda mencari penyedia resmi yang jual Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P, pastikan memilih distributor yang menyediakan garansi dan dukungan purna jual terpercaya.
CV. Dian Anugerah hadir sebagai penyedia resmi peralatan laboratorium pengujian material teknik sipil di Indonesia. Kami menjamin keaslian unit dari NL Scientific Instruments, lengkap dengan dukungan teknis dan ketersediaan suku cadang.
Hubungi CV. Dian Anugerah Sekarang
Dapatkan penawaran harga terbaik untuk Coring Machine 4 Stroke Petrol Engine NL 4006 P sekarang juga.



Reviews
There are no reviews yet.